Senin, 07 April 2014

Ironi Pantai Losari, Makasar


Malam makin larut. Gerimis kecil muncul tak terduga. Saya yang baru tiba di Makasar, Sulawesi Selatan siang, Minggu, 8 Desember 2013, gatal kepengin jalan-jalan menikmati malam. Setelah meeting persiapan untuk event, di gedung kesenian jam 15.00 hingga 18.00, saya balik ke hotel di kawasan depan pantai Losari. Rintik hujan makin menjadi namun tidak deras.

Saya dan teman mempercepat jalan kaki seusai makan malam di sekitar penginapan. Sayup-sayup, saya mendengar suara music-live sedang memanggung persis di tulisan besar “Pantai Losari”. Suasana di samping pantai ramai dan meriah. Karena tetap gerimis, saya tidak menghiraukan keramaian yang kebetulan berada dekat dari penginapan. Makin mendekat ke tempat penginapan, suara band music yang tampil di panggung samping pantai, makin jelas.