Ziarah makam di pantai ? kedengarannya aneh di
telinga. Jangankan berkunjung ke tempat bersejarah di pantai, kuburan yang
bertengger di laut pun jarang kita temui. Lagian siapa yang berniat menguburkan
mayat orang kesayangannya di pantai. Dengan mudah, orang akan bilang “kok tega ya, menguburkan mayat di tengah
laut ?”. Itu mungkin cara berfikir manusia model sekarang. Namun zaman
dulu, semua kemungkin bisa terjadi. Kalkulasi hedonis atas kerumitan dalam
berziarah – seperti sekarang – tidak terpikirkan. Yang terfikirkan adalah
bangaimana mayat orang yang disayangi bisa “tentram”, aman dan bermukim di aras
yang dimuliakan. Fenomena itulah yang saya temukan di pinggiran pantai Palu,
tepatnya di desa Watusapu, kota Palu, Sulawesi Tengah. Selain kemagisan pantai,
keindahan alamnya ikut menyihir pengunjung. Kemudian, kejernihan air pantai
juga membuat saya ingin berlama-lama tinggal di situ. Sayang, tempat ini belum
tergarap dengan “elok”. Ikuti penelusuran berikut….