Hinako adalah nama pulau di Kepulauan Nias, provinsi Sumatera Utara. Ia menyimpan kekayaan luar biasa, dan keramahan penduduk khas kepulauan yang hangat, bak saudara, peduli, dsb. Berikut ceritaku singgah sehari disana.
Hujan turun selebat-lebatnya Selasa 16 Februari 2021. Ia bagai mengamuk tak henti. Jam dinding menunjukan pukul 03.30 pagi. Gelap tak berbintang. Kotamadya Gunung Sitoli pagi itu bagai menengadah pasrah atas kehadiran air hujan. Patut dimaklumi, karena beberapa hari terakhir pulau ini kering kerontang. Panas terik tak henti-henti menyengat penduduk dan seisinya.
Jam 10.00 pagi saya bersama rombongan CU Pesada (Credit Union Perkumpulan Sada Ahmo) pergi pulau Hinako, di kec. Nias Barat. Untuk menuju ke sana, kami harus naik mobil dari Gunung Sitoli ke ujung daratan Sirombu di kab. Nias Barat. Sirombu merupakan kecamatan bagi desa yang berada di darat dan pulau kecil sekitarnya, termasuk Hinako. Kecamatan ini terletak di pesisir barat Pulau Nias berbatasan dengan Samudra Hindia. Selain pulau Hinako, ada pulau Asu, pulau Lang, Hinako Island.






